(0741) 40131 ptajambi@yahoo.com

GEDUNG PTA OK

Kegiatan diskusi Pengadilan Tinggi Agama Jambi untuk kordinator wilayah dua atau wilayah barat kembali digulirkan sesuai dengan program yang telah direncanakan. Kali ini mengambil tempat di aula gedung rumah dinas Bupati Bangko tidak seperti penyelenggaraan sebelumnya yang diselenggarakan di PA Kota Jambi. Diskusi diikuti oleh seluruh hakim yang berasal dari PA Bangko, PA Sarolangun, PA Muara Bungo, PA Muara Tebo dan PA Sungai Penuh. Juga sebagian hakim tinggi PTA Jambi ikut berpartisipasi dalam diskusi rutin tersebut. Berkenaan dengan kegiatan tersebut, ada baiknya kita mengangkat tema ihwal diskusi itu sendiri.

Ajang diskusi selain sebagai media untuk asah pikir dan intelektualitas juga sebagai ajang silaturrahmi antar hakim untuk wilayah dua, dengan harapan lebih memperkokoh kekompakan persaudaraan sesama hakim juga warga peradilan.

Kenapa memilih di Bangko, karena PA Bangko adalah satu-satunya PA di wilayah barat yang kelas I B dan secara geografis, Kabupaten Bangko relatif berada di tengah di antara lima kabupaten dan kota. Diskusi dilaksanakan hari ini Selasa, 23 Desember 2025, yang sedianya akan diselenggarakan pada bulan Oktober, karena alasan sibuknya kegiatan, menjadi mundur pada bulan Desember.

Topik yang diangkat dalam diskusi kali cukup menarik karena banyak terjadi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Dilema Hukum dalam Itsbat Nikah Bertingkat dan Implementasi Prinsip Maslahah di Pengadilan Agama, tentu akan menjadi perbincangan menarik bagi peserta diskusi dan akan memantik pendapat para praktisi hukum khususnya di kalangan hakim.

Hakim adalah Figur Sentral

Hakim sebagai figur sentral dalam sistem peradilan, maka wajib meningkatkan kemampuan intelektualitas, kemampuan teknis dan profesionalitasnya agar dapat menghadapi tantangan dan perubahan dalam situasi apapun. Oleh karena itu tiga syarat mutlak sebagai seorang hakim yang harus dilakukan adalah membaca, menulis dan diskusi.

Hakim wajib banyak membaca literasi baik hukum formil maupun hukum materiil secara komprehensif, karena dia dituntut untuk menjawab segala permasalahan hukum yang diajukan kepadanya. Seorang hakim juga wajib rajin menulis, karena dia harus membuat putusan yang berkualitas, artinya harus bisa dipertanggungjawabkan isi putusannya dengan memenuhi unsur kepastian, kemanfaatan dan keadilan dan lebih penting lagi putusannya bisa dijalankan (dieksekusi). Dan yang ketiga seorang hakim harus rajin berdiskusi, karena ketika musyawarah harus saling mengkritisi pandangan yang berbeda dan wajib memberikan argumentasi yang rasional baik secara teoritis maupun empiris.

Untuk itu dalam rangka suksesnya penyelenggaraan diskusi ini, kita harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut, sesuai dengan tujuan diadakannya diskusi tersebut.

Persiapan sebelum diskusi adalah sangat penting dan vital untuk memastikan diskusi berjalan lancar dan efektif. Berikut adalah hal-hal yang perlu dipersiapkan:

Pemahaman Tujuan

Meskipun telah disinggung sedikit di atas, maka yang pertama dilakukan adalah kita menentukan tujuan diskusi. Apakah untuk mencari solusi, berbagi ide, atau mengambil keputusan? Ini perlu penegasan dan pemahaman bersama. Sehingga akan teridentifikasi hasil yang diharapkan dari diskusi tersebut.

Materi dan Informasi

Sebagai peserta diskusi, kita harus membaca dan mempelajari topik diskusi secara mendalam. Jangan sampai kita hadir dalam acara hanya datang, duduk dan diam belaka. Kumpulkan data, fakta, atau referensi yang relevan. Kita harus aktif memberikan pendapat, mengkritik bahkan berdebat. Siapkan poin-poin penting yang ingin disampaikan.

Agenda Diskusi

Susun agenda yang mencakup topik yang akan dibahas. Hal ini perlu dilakukan untuk menentukan alur diskusi agar waktu dimanfaatkan dengan baik dan materi menjadi fokus.

Peran dan Tanggung Jawab

Jika di antara kita memimpin diskusi, siapkan panduan untuk menjaga diskusi tetap fokus. Apa bila kita sebagai peserta, siapkan pertanyaan atau pendapat yang relevan tang memperkaya topik diskusi.

Logistik

Pastikan lokasi diskusi sudah siap baik secara daring (on line) atau secara luring (offline). Apabila diskusi online, periksa koneksi internet dan perangkat yang akan digunakan. Siapkan alat bantu seperti laptop, proyektor, atau dokumen pendukung.

Etika Diskusi

Etika adalah attitude kita mempersiapkan sikap terbuka untuk mendengarkan pendapat orang lain. Hindari interupsi, dan hormati pandangan semua pihak.

Pencatatan

Mempersiapkan alat untuk mencatat poin-poin penting, adalah sangat penting misalnya buku catatan atau aplikasi notulensi. Segala catatan dan notulensi harus terdokumentasi dengan rapi, untuk selanjutnya dijadikan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban kegiatan.

Demikian tulisan singkat tentang diskusi, substansi dan hal ihwalnya. Dengan persiapan yang matang, diskusi akan lebih produktif dan memberikan hasil yang positif. Meskipun tidak atau belum solutif dalam menjawab satu permasalahan.

Wallahu a'lam bi showab

Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammad wa 'ala alihi wa sohbihi ajma'in

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selamat pagi, salam sehat, solid, speed, smart

Jambi, 23 Desember 2025

Dr. Chazim Maksalina, M.H.